Pada bahasan
yang lalu, kita sudah mengenal tentang anggota dari sistem tata surya, sekarang
kita membahas tentang karakteristik dari planet yuk!
Terebih dahulu
mari kita simak video berikut :
Bagaimana?
Menarik bukan..., selanjutnya mari kita bahas satu persatu...
A. Karakteristik Planet
Merkurius merupakan planet
yang jaraknya paling dekat ke Matahari, yaitu 0,39 SA. Karena planet Merkurius
jaraknya paling dekat ke Matahari, maka suhu pada siang hari di Merkurius
mencapai 42700 C, dan pada malam hari suhunya
menjadi
sangat rendah yaitu mencapai –17000C. Merkurius mempunyai eksentrisitas
yang besar yaitu 0,206 akibatnya jarak antara Merkurius dan
Matahari bervariasi dengan cukup besar pula. Perbedaan jarak terjauh
ke Matahari (aphelium) dengan jarak terdekat ke
Matahari (perihelium) adalah sebesar 22 juta Km. Jarak aphelium
planet Merkurius adalah 57,9 juta km. Merkurius tidak memiliki atmosfir oleh
karena hal tersebut langit Merkurius berwarna hitam. Kerapatan
atau densitasnya 5,43 gr/cm3.
2. Venus
Planet Venus lebih dikenal
sebagai Bintang Kejora atau Bintang Senja.
Eksentrisitas planet Venus adalah 0,007, sehingga orbit planet
Venus mendekati bentuk lingkaran. Jarak Venus ke Matahari 0,72 SA, sehingga di Venus suhunya
sangat panas mencapai 4800 0C. Tingginya
suhu di planet Venus diakibatkan adanya efek rumah kaca.
Kerapatan atau densitas Venus adalah 5,24 gr/cm3.
3. Bumi
Sampai saat ini Bumi
merupakan satu-satunya planet yang mempunyai kehidupan. Bumi mengorbit Matahari
sebagai bintang pusatnya dengan eksentrisitas 0,017, sehingga orbitnya hampir
membentuk lingkaran.
Jarak rata-rata Bumi ke Matahari
adalah 1 Satuan Astronomi atau 150 juta kilometer. Kala revolusi Bumi adalah
365,3 hari, sedangkan kala rotasinya adalah 23 jam 56 menit. Kerapatan atau
densitas Bumi adalah 5,52 gram/cm, Bumi merupakan benda terpadat dalam sistem
Tata Surya. Bumi mempunyai sebuah satelit yaitu Bulan.
4. Mars
![]() |
Jarak rata-rata planet Mars
ke Matahari adalah 1,52 SA atau 228 juta kilometer dengan eksentrisitas 0,093.
Mars berputar mengelilingi Matahari dengan kala revolusi 687 hari. Mars
mempunyai dua buah satelit yaitu Phobos dan Deimos.
Jarak rata-rata planet
Yupiter ke Matahari adalah 5,2 SA. Yupi ter mempunyai eksentrisitas 0,048 dengan
kala revolusi 11,86 tahun. Yupiter diperkirakan mempunyai 17 satelit (data
sampai tahun 1992). Empat buah satelitnya yang berukuran besar bernama IO,
Europa, Ganymede, dan Callisto. Yupiter merupakan planet terbesar dalam sistem
tata surya; mempunyai kala rotasi 9 jam 50 menit ; artinya Yupiter berrotasi
dengan sangat cepat.
6. Saturnus
Jarak rata-rata Saturnus ke
Matahari adalah 9,5 SA. Saturnus mempunyai eksentrisitas 0,056
dengan kala revolusi 29,5 tahun. Saturnus dihiasi oleh gelang dan
cincin yang indah, mempunyai 9 buah satelit yaituMimas,
Enceladus, Tethys, Dione, Rhea, Titan, Hyperion, Lapetus, dan
Phoebe.
Jarak rata-rata planet
Uranus ke Matahari adalah 19,2 SA. Uranus mempunyai eksentrisitas 0,047 dengan
kala revolusi 84 tahun. Uranus mempunyai cincin dan mempunyai 5 buah satelit
yaitu Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, dan Oberion.
8. Neptunus
Jarak rata-rata planet
Neptunus ke Matahari adalah 30,07 SA. Neptunus mempunyai eksentrisitas 0,009
dengan kala revolusi 164,8 tahun. Neptunus mempunyai dua buah satelit yaitu
Triton dan Nereid.
B. KARAKTERISTIK MATAHARI, BUMI DAN BULAN
1. Matahari
Matahari mempunyai diameter 109 kali diameter Bumi, massanya 333.000
kali massa Bumi. Dalam sistem tata surya Matahari mempunyai persentase massa
99,85 sedangkan sisanya merupakan prosentase massa untuk planet, satelit alam,
komet, asteroid, meteorid, dan zat antar planet.
Oleh karena itulah Matahari merupakan pusat
peredaran dalam sistem tata surya. Matahari
merupakan sumber energi bagi Bumi. Energi yang berasal dari Matahari merupakan
hasil reaksi fusi, dimana atom-atom Hidrogen bergabung membentuk atom Helium
disertai dengan timbulnya energi yang besar sekali. Suhu di dalam intinya dapat
mencapai 14 juta derajat Celsius sedangkan dipermukaannya antara 5000 sampai
6000 derajat Celsius.
Matahari tersusun atas beberapa lapisan gas
yang berbeda kerapatannya, lapisan-lapisan tersebut adalah radiatif, fotosfer,
kromosfer, dan korona. Kromosfer dan korona merupakan atmosfer Matahari yang
suhunya dapat mencapai 5000 derjat Celsius.
2. Bumi
Bumi merupakan satu-satunya
planet dalam sistem tata surya yang sampai saat ini diketahui memiliki kehidupan.
Hal tersebut dimungkinkan karena Bumi diselubungi oleh lapisan atmosfirnya
sehingga perbedaan suhu pada siang dan malam tidak terlalu besar. Beberapa nama
lain planet Bumi adalah : Tellus, Erde, dan Gaia. Jarak
rata-rata planet Bumi ke Matahari adalah 1 SA. Satuan Astronomi ini biasanya
dijadikan acuan untuk menentukan jarak planet-planet lainnya. Bumi mempunyai
satu buah satelit yaitu Bulan. Massa jenis Bumi
adalah 5,52 gram/cm3. Bentuk Bumi sebenarnya tidak bulat benar
tetapi agak pepat di daerah ekuator; jari-jari di daerah ekuator 6.378,16 km;
sedangkan di daerah kutub 6.356,76 km. Bumi mempunyai eksentrisitas
0,017, kala revolusi 365,3 hari, dan kala rotasi 23 jam 56 menit. Arah
rotasi Bumi dari barat ke timur membentuk sudut 23,50
terhadap sumbu bidang ekliptika (atau 66,50 terhadap bidang
ekliptika).
Akibat yang ditimbulkan karena rotasi Bumi :
- Pergantian siang dan
malam/perbedaan waktu
- Timbulnya arus air laut.
Akibat yang ditimbulkan karena revolusi Bumi:
-
Berbedanya
rasi bintang/Bintang yang dapat dilihat dari Bumi
-
Terjadi
pergantian musim, terutama di daerah sub tropik utara dan selatan.
3. Bulan
Bulan merupakan benda langit
(sebuah satelit) yang terdekat ke Bumi. Jarak Bulan ke Bumi adalah 384.402 km.
Bulan sangat berpengaruh pada peristiwa pasang surut air
laut. Bulan mempunyai massa 7,4 x 1025 gram, massa jenis
rata–ratanya 3,34 gram/cm3, percepatan gravitasinya 1,62 m/s2,
dan jari-jari di daerah ekuatornya 1.740 km.
Bulan
mengorbit Bumi dengan lintasan berbentuk elips. Karena berbentuk elips, maka
Bulan kadang-kadang dekat ke Bumi, kadang-kadang jauh ke Bumi dengan Bumi
berada pada salah satu fokusnya. jarak rata-rata Bulan - Bumi 238.860 mil atau
384.330 km. Jarak Bulan - Bumi terjauh (apogee: ap =
jauh; ge = bumi) adalah 253.000 mil; sedangkan jarak terdekatnya
(perigee : peri = dekat ; ge
= bumi) tadalah 222.000 mil.
Perputaran
Bulan mengelilingi Bumi dari fase bulan baru ke fase bulan
baru berikutnya dinamakan perioda sinodis. Lamanya
perioda sinodis adalah 29,53 hari (29d 12J
44m 2,8s) sedangkan waktu yang diperlukan Bulan untuk
satu kali berputar mengelilingi Bumi adalah 27,32 hari dinamakan waktu
sideris.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar