Kacapi Suling Ayun Ambing

Selasa, 08 Agustus 2017

Kampanye Imunisasi MR

Wow! Itu kata pertama yang terlintas di benak saya. Betapa tidak beberapa hari ini di berbagai media,  tempat,  kegiatan, dan di berbagai kesempatan baik yang disengaja maupun sambil lalu sangat gencar dengan Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) ini. Apalagi penyelenggaraannya secara serentak di bulan Agustus ini di sekolah – sekolah dengan rentang usia di bawah 15 tahun wajib melakukan imunisasi MR ini. Reaksinya pun luar biasa beragam, dari yang sangat mendukung sampai dengan yang menolak dengan berbagai alasan dan argumen.

Asingkah Imunisasi MR ini?, tidak bagi pelaku di bidang kesehatan,  tapi ya bagi masyarakat awam. Hal yang mungkin bukan baru tetapi menjadi sangat luar biasa euforianya karena situasi dan kondisi yang membuatnya seperti itu. Pertanyaan apa itu imunisasi MR?, kenapa imunisasi ini wajib?, kenapa baru sekarang dilaksanakannya? Apa yang terjadi bila tidak melakukannya? Atau siapa saja yang harus melaksanakannya? Itu adalah beberapa pertanyaan umum dari banyaknya deretan pertanyaan yang muncul ketika kampanye imunisasi MR ini digulirkan. Beberapa yang terjun dalam kampanye inipun tak tanggung-tanggung, dari ahli kesehatan, bidang pendidikan, bidang komersial sampai dengan tokoh masyarakat semuanya ikut berpartisipasi.

Tahun 2017 adalah pelaksanaan kampanye imunisasi MR pulau Jawa. Tahap pertama di bulan Agustus Sekolah sebagai sasaran utama dari kampanye imunisasi MR ini adalah usia 9 bulan sampai  sampai dengan usia 15 tahun. Sedangkan tahap kedua di bulan September di laksanakan di layanan kesehatan masyarakat, seperti puskesmas atau posyandu. Sedangkan pelaksanaan di  luar Pulau Jawa dijadualkan di tahun 2018.

Di sekolah kami, di SDN Galihpawarti Baleendah Bandung, pelaksanaan kampanye imunisasi MR ini dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus kemarin, penjelasannya tidak hanya diberikan oleh petugas Puskesmas, kebetulan sekolah kami kedatangan Tim Monitoring dari Provinsi dan perwakilan WHO dr.Fatimah R.,M.Sc., yang memantau pelaksanaan Kampanye Imunisasi MR dari awal sampai akhir. Alhamdulillah pelaksanaannya aman, lancar dan terkendali.


Adapun bagi siswa yang kebetulan hari ini sakit, atau ijin tidak masuk sekolah bisa menyusul melaksanakannya di bulan September di tempat layanan kesehatan, seperti Posyandu atau Puskesmas.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar